Halmahera Barat - Gunung Ibu yang terletak di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara kembali melontarkan material vulkanik dengan ketinggian kolom 4.000 meter dari puncaknya, masyarakat dilarang beraktivitas di area sekitarnya.

Letusan selama 3 menit 5 detik ini terjadi pada Sabtu, 11 Jan. 2025 malam, setelah sebelumnya pada hari Jumat, gunung berapi ini juga menyemburkan material vulkanik setinggi 3.000 meter.

Status kegunungapian Gunung Ibu saat ini masih di level siaga. Tidak dilaporkan adanya peringatan penerbangan terkait semburan Gunung Ibu.

"Dengan adanya status ini, PVMBG merekomendasikan tidak adanya aktivitas masyarakat, termasuk pendakian, di dalam radius 4 km dan sektoral 5,5 km dari arah bukaan kawah, yaitu di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari, Ph.D. dalam keterangan tertulis Minggu, 12 Jan. 2025.

Mengantisipasi dampak akitivitas vulkanik, warga yang beraktivitas di luar rumah, diimbau BNPB untuk menggunakan pelindung hidung dan mulut atau masker dan mata, dengan kacamata.(***)