Jakarta - Dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan lingkungan dan habitasi musik klasik di Indonesia, Ananda Sukarlan Center (ASC) kembali akan menggelar Ananda Sukarlan Award (ASA) tahun ini di mana para pemenangnya akan memperoleh beasiswa di Australia maupun beasiswa singkat di Prancis.

Hal ini dijelaskan Ananda Sukarlan kepada IKNTerkini pada Minggu, 6 Juli 2025 saat ditemui di Jakarta.

"Tidak hanya dengan Prancis tapi juga dengan Australia kerjasamanya. Untuk Australia akan mendapat beasiswa penuh belajar musik di kampus-kampus di sana, sedangkan Prancis menawarkan beasiswa singkat (summer course)," jelas Ananda menanggapi penandatanganan kerjasama antara ASC dan Kedutaan Besar Prancis di Jakarta yang diwakili oleh Institut Français d'Indonésie (IFI) pada 4 Juli 2025.

Ananda Sukarlan akan resmi dibuka pada 12 Juli 2025 mendatang bertempat di IFI Jakarta untuk tahap akhir penjurian para finalis yang sudah disaring sebelumnya. Para finalis akan tampil pada Minggu 13 Juli 2025 di IFI Jakarta untuk penjurian yang kategori dan jadwal lengakpnya dapat dilihat di website ASC. Penyaringan para finalis telah dilakukan secara daring.

Tim juri tahun ini akan dipimpin oleh Ananda Sukarlan, jenama pianis dan komponis Indonesia, dengan anggota Calvin Abdiel Tambunan yang merupakan pemenang ASA 2020 dan juga juara ke-3 Sydney International Piano Competition 2021, Alice Cahya Putri yang pernah menjadi juara ke-2 ASA 2021 kategori Tembang Puitik, dan Eric de Reenen yang merupakan pemain oboe dari Belanda. 

ASA diselenggarakan tiap dua tahun sekali sejak 2008. Kompetisi ini diinisiasi oleh Pia Alisjahbana dan Dedi Panigoro dengan tujuan menjaring bakat-bakat baru musik klasik.  

Menurut Ananda, pemenang utama untuk kategori senior akan mendapat beasiswa dari IFI dan Kedutaan Besar Prancis untuk mengikuti summer course di Prancis pada 2026.

Pada penyelenggaraan ASA tahun-tahun sebelumnya, beberapa pemenangnya mendapat beasiswa musik di Australian Institute of Music (AIM).

Direncanakan Calvin Abdiel dan soprano Alice Cahya Putri akan memberikan masterclasses untuk umum sehari setelah pelaksaan Ananda Sukarlan Award, pada Senin, 14 Juli 2025 yang akan bertepatan dengan Hari Nasional Prancis.