Manila - Memasuki tahun 2026, keketuaan the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) berganti kepada Filipina dan Malaysia di tahun 2025. 

Filipina sebagai Ketua ASEAN 2026 menetapkan tema yang akan menjadi pijakan aktivitas organisasi di kawasan Asia Tenggara ini selama satu tahun ini, yakni "Navigating Our Future,Together".

Dalam pernyataan Sekretariat ASEAN di akun X disampaikan bahwa tema tersebut merefleksikan komitmen bersama untuk persatuan.

"Dipandu tema 'Navigating Our Future, Together,' keketuaan Filipina merefleksikan komitmen bersama untuk persatuan dan kerjasama dalam membahas kesempatan-kesempatan regional dan tantangan-tantangan yang mengemuka," kata ASEAN.

Selain itu, tema tersebut juga menggarisbawahi pentingnya bergerak maju secara kolektif, memperkuat kepercayaan, dan memastikan progres-progres yang tetap inklusif dan responsif bagi kebutuhan da aspirasi masyarakat ASEAN.

ASEAN beranggota 11 negara, yakni Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.

Keketuaan ASEAN tiap tahun dirotasi berdasarkan urutan abjad penamaan negara dalam Bahasa Inggris. Tahun 2026 seharusnya keketuaan ASEAN dijalankan oleh Myanmar, namun karena konflik di negeri Seribu Pagoda itu mengakibatkan Filipina didaulat memegang kepemimpinan organisasi regional itu tahun ini.

Myanmar baru saja melangsungkan Pemilu pertama pasca kudeta militer pada 1 Februari 2021, di mana terjadi pengambilalihan kekuasaan dari kelompok pro demokrasi yang menjadi pemenang Pemilu pada tahun itu. 

Sejak berkuasanya junta militer di Myanmar, korban sipil terus berjatuhan, pemenjaraan terhadap kelompok pro demokrasi dan masyarakat sipil terus berlangsung.