Jakarta - Kloter ke-3 dari gelombang ketiga evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran akan tiba di Jakarta pada Kamis, 16 April 2026 sebanyak xxx orang, kata Direktur Perlindungan WNI (PWNI) Heni Hamidah di Jakarta pada Kamis, 16 April 2026.
Pada gelombang ketiga evakuasi WNI dari Iran terdapat 45 orang. Evakuasi WNI dari Iran dilakukan pasca dimulainya serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026 lalu.
Serangan ini menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Iran kemudian melakukan serangan balasan ke Israel dan negara-negara Arab tetangganya - Bahrain, Uni Emirat Arab, Oman, Saudi Arabia, Kuwait, Qatar dan Yordania - dengan alasan negara-negara tersebut digunakan AS untuk melancarkan serangannya ke Iran.
"Para evacuee diberangkatkan dari Tehran pada tanggal 12 April lalu menuju Baku, Azerbaijan melalui darat dań dilanjutkan dengan penerbangan komersial Baku-Jakarta," kata Heni dałam konferensi pers di Kementerian Luar Negeri di Jakarta Pusat.
Ke-45 WNI ini kembali ke Indonesia melalui tiga kloter penerbangan, kloter pertama sebanyak 14 orang tiba pada 14 April, yang kedua 9 orang tiba pada 15 April, dan yang akan tiba pada 16 April sebanyak 9 orang.
"Masih ada 13 orang ABK yang masih kita tampung di Baku untuk menunggu penerbangan selanjutnya," jelas Heni.
Para WNI yang dievakuasi dari Iran setilah tiba di tanah air kemudian diserahkan ke pihak kementerian sosial.
Dari ketiga gelombang evakuasi, pemerintah Indonesia telah memulangkan 236 WNI dari Iran, kebanyakan adalah pelajar dan mahasiswa yang banyak berdomisilin di Kota Qom.***
