Jakarta - Prof. Hasjim Djalal, diplomat senior dan pakar hukum laut internasional Indonesia, meninggal dunia pada Minggu, 12 Jan. 2025 di Jakarta dalam usia hampir 91 tahun.

Kabar duka disampaikan Dino Patti Djalal, putra keduanya yang juga salah satu diplomat terkemuka melalui akun X.

"Ayah saya Prof. Drm Hasjim Djalal menghembuskan nafas terakhir hari ini jam 16:40 (WIB). Almarhum adalah diplomat pejuang wawasan nusantara. Mohon doanya agar arwah beliau mendapat tempat yg mulia di sisi Allah SWT dan agar jasa-jasanya untuk NKRI selalu dikenang dengan baik," kata mantan wakil menteri luar negeri Indonesia di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini.

Dalam pesan turtulis melalui Whatsapp, Dino, pendiri dan ketua Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), mewakili keluarga besar mendiang Hasjim Djalal menyampaikan bahwa jenasah saat ini disemayamkan di rumah duka di daerah Jakarta Selatan sampai Senin siang.

Sebagai diplomat, Prof. Hasjim yang lahir 25 Feb. 1934 di Agam, Sumatera Barat, pernah menjabat sebagai Dubes RI di PBB, Kanada dan Jerman di masa pemerintahan Presiden Suharto.

Kepakarannya dalam hukum laut internasional berbuah pada batas maritim Indonesia yang saat ini kita kenal, sehingga luas wilayah negara kepulauan ini bertambah dua kali lipat dibandingkan setelah kemerdekaan di tahun 1945.

Jabatan terakhir Prof. Hasjim adalah penasihat menteri kelautan dan perikanan dari tahun 2019 sampai 2024.

Ia meninggalkan seorang istri, anak-anak, menantu, cucu-cucu dan cucu mantu.

Selamat jalan Professor. (***)