Jakarta - Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) yang dilakukan untuk mencari korban yang tertimbun longsor gunungan sampah di Zona 4 Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bantargebang, Kota Bekasi Jawa Barat pada Senin, 9 Maret 2026 menemukan tiga korban meninggal dunia.

Menurut informasi yang disampikan Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari dari data awal, dua korban diketahui telah pulang ke rumah masing-masing, sementara tiga korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban selamat bertambah menjadi enam orang dan korban meninggal pada Senin malam juga berjumlah enam orang dan satu korban masih dinyatakan hilang.

"Para personil SAR gabungan melakukan pembukaan akses dengan menggunakan alat berat seperti beko dan pengerahan K9 (anjing pelacak) untuk mencari tanda-tanda adanya korban,"kata Desiana.

Personal tim SAR gabungan yang dikerahkan untuk proses pencarian dan penyelamatan ini berjumlah 336 personel, selain unsur dari Kantor SAR Jakarta dan Kota Bekasi, juga dari pihak-pihak terkait, termasuk TNI, Polri dan Pramuka.

"Pencarian juga dilakukan dengan menggunakan drone thermal untuk penyisiran melalui udara dengan mendeteksi panas tubuh," tambah Desiana.

Jenazah korban meninggal selanjutnya dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk proses identifikasi.

Menurut Desiana, jumlah korban dari longsor gunungan sampah di TPA Bantargebang ini masih terus ditelusuri dari keterangan saksi-saksi dan keluarga yang kehilangan anggota keluarganya.***