Stokholm - Menteri Luar Negeri Swedia Maria Malmer Stenergard pada Rabu, 18 Maret 2026 mengkonfirmasi bahwa satu warga negaranya telah dieksekusi mati di Iran dengan tuduhan sebagai mata-mata.

Warga negara Swedia keturunan Iran Kouroush Keyvani ditangkap pada panas tahun lalu dalam parang 12 hari Iran-Israel di bulan Juni.

Menurut media-media Iran, Keyvani ditangkap atas tuduhan menyelundupkan uang tunai dan peralatan yang terkait dengan kegiatan mata-mata ke Iran. Menurut informasi yang datang dari Iran, dari tangan Keyvani disita kendaraan-kendaraan khusus, satelit komunikasi dan uang tunai sebesar 30 ribu euro atau sekitar 587 jută rupiah.

"Dengan kecewa saya telah menerima informasi bahwa warga negara Swedia telah dieksekusi di Iran hari ini," kata Menlu Stenergard.

Menurutnya, sejak Keyvani ditangkap, pemerintah telah barkali-kali mengangkat kasus ini ke berbagai level pembicaraan dengan perwakilan Iran dengan harapan warga negaranya akan memperoleh peradilan yang adil.

Media-media Iran memberitakan bahwa warga negara Swedia tersebut dinyatakan menjadi mata-mata Israel dan telah mendapat pelatihan dari Mossad, kantor mata-mata Israel, di enam negara Eropa dan Tel Aviv.***