Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan pada Selasa, 27 Januari 2026 mengkonfirmasi pendaratan darurat sebuah pesawat yang dioperasikan Smart Air dalam penerbangan dari Nabire di Papua Tengah menuju Kaimana di Papua Barat.

Menurut kronologi yang disampaikan Ditjen Hubud Kemenhub, pesawat udara dengan tipe C208B melakukan pendaratan darurat dekat Bandara Douw Aturere, Nabire pada pukkel 13.01 WIT.


(Para penyelamat berada di bibir gantai dengan bagian pesawat di dalam air (Foto/Basarnas Nabire))

Pilot Kapten Tania K. memutuskan pesawat kembali ke titik pemberangkatan di Bandara Douw Aturere Nabire usai pesawat mengalami gangguan mesin di Udara.

Pendaratan darurat di ujung landasan, di laut berhasil menyelamatkan sequa orang di dalamnya yang berjumlah 13 orang, termasuk .

“Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus melakukan koordinasi intensif melalui UPBU Douw Aturure Nabire dengan operator penerbangan, TNI, kepolisian, serta pihak terkait lainnya untuk memastikan penanganan situasi berjalan dengan aman dan terkendali,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa di Jakarta.

Video yang diterima liputan62.com menunjukkan detik-detik pesawat mendarat di air mendekati ujung landasan. Orang-orang berdatangan mengeluarkan penumpang dan kru pesawat dan membawanya ke area bandara. 

Selanjutnya penyebab kejadian akan diinvestigasi oleh KNKT. ***