Utah - Charlie Kirk, 31 tahun, Tokoh muda konservatif Amerika Serikat yang dikenal sebagai salah satu pendukung kuat Presiden Donald Trump dan juga sebagai aktivis pro-Israel tewas ditembak saat sedang berbicara di hadapan ratusan orang di Universitas Utah di Orem pada Rabu, 10 September 2025.

Charlie ditembak dilehernya saat sedang sesi tanya jawab di hadapan ratusan mahasiswa. 

Mahasiswa dan peserta seminar kocar kacir ketakutan, tubuh Charlie segera dievakuasi ke ambulans dan dibawa ke rumah sakit terdekat.

Charlie Kirk, pendiri Turning Point USA pada 2012, dinyatakan meninggal kemudian dalam usia 31 tahun. Ia meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkonfirmasi kematian Charlie Kirk, seorang muda yang banyak berjasa selama kampanye presiden untuknya selama dua periode. Charlie berdebat dan memenangkan debat dengan banyak anak muda sehingga perolehan suara Trump dari pemilih muda meningkat signifikan.

"Saya penuh dengan dukacita dan amarah setelah pembunuhan keji terhadap Charlie Kirk di kampus di Utah," kata Presiden Trump.

Menurut Presiden Trump, Charlie adalah patriot yang berjuang untuk demokrasi dan kebebasan Amerika Serikat melalui debat-debatnya.

"Ini adalah momen gelap bagi Amerika Serikat," kata Trump dalam pernyataannya yang diposting di media sosialnya sesaat setelah Charlie meninggal.

Ia berjanji bahwa pemerintah yang dipimpinnya akan mengejar pelaku pembunuhan keji ini.