Jakarta - Ada dua istilah yang akrab di telinga warga Jakarta khususnya ketika memasuki bulan puasa Ramadan, yakni "ngabuburit" dan "takjil".
Ngabuburit adalah istilah yang digunakan untuk memanfaatkan waktu saat menunggu azan Magrib saat berpuasa tiba.
Ngabuburit berasal dari Bahasa Sunda yang memiliki arti yang sama.

Ada pun takjil diadopsi dari Bahasa Arab dari perintah untuk segera membatalkan atau membuka puasa setelah Azan terdengar.
Di Indonesia, istilah ini kemudian diartikan sebagai makanan untuk segera membatalkan puasa.

Kedua istilah ini, ngabuburit dan takjil, kemudian menjadi aktivitas wajib saat bulan Ramadan yakni ngabuburit sambil berburu takjil.
Atau yang beberapa tahun terakhir ramai terdengar adalah istial "war takjil" karena aktivitas berburu takjil ternyata tidak hanya dilakukan oleh mereka yang sedang berpuasa Ramadan, yaitu yang beragama Islam, namun juga masyarakat beragama lain.

Ramadan tahun ini bertepatan dengan puasa pra Paskah yang dilakukan banyak umat Kristiani.
Tentu saja keseruan berburu takjil saat ngabuburit akan menjadi lebih seru.***
