Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia melalui Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWN) setelah berkoordinasi dengan Konsulat Jendral RI (KJRI) Jeddah, Arab Saudi pada Jumat, 27 Maret 2026 menyampaikan bahwa 24 WNI jemaah umrah selamat dalam kebakaran bus.
Sempat viral di jagad maya, sebuah bus yang mengangkut jemaah umrah asal Indonesia terbakar di antara wilayah Mekkah dan Madinah.
Berdasarkan informasi tersebut, Kemlu melalui KJRI Jeddah telah menindaklanjuti informasi tersebut, kata Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Perlindungan WNI (PWNI) Kemlu Heni Hamidah pada Jumat, 27 Maret 2026 malam secara tertulia kepada wartawan.
"Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak terkait, bus yang mengangkut 24 jamaah umroh WNI tersebut, mengalami kebakaran setelah melewati titik pemeriksaan terakhir menuju Kota Madinah, sekitar 50 kilometer dari Madinah," jelas Heni.
Lebih lanjut diketahui bahwa ban belakang bus peach dan menimbulkan percikan api yang mimic kebakaran tersebut. Pengemudi bus sempat menghentikan kendaraan agar jamaah turun dan menyelamatkan diri.
"Tidak lama kemudian, api muncul dari bagian belakang bus dan membakar seluruh kendaraan, termasuk koper dan barang bawaan jamaah yang berada di dalam bus. Seluruh jamaah WNI dinyatakan selamat dan tidak ada korban jiwa atau luka," tambahnya.
Jemaah umrah WNI yang selamat dari insiden kebakaran bus menurut Plt. Direktur PWNI Kemlu telah dievakuasi dengan bus pengganti dan telah tiba di Madinah dengan selamat.
Kemlu dan KJRI Jeddah berkoordinasi dengan otoritas setempat di Arab Saudi guna memastikan penanganan lebih lanjut dari kejadiaak ini.
"...termasuk permintaan kompensasi barang bawaan jamaah yang hangus terbakar dalam insiden tersebut," kata Heni Hamidah.***
